Besaran Pokok dan Besaran Turunan

  • 30 Apr, 2020
  • 2 menit waktu baca
Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Terdapat beragam bidang ilmu yang harus dipelajari oleh siswa yang masih duduk di bangku sekolah. Seperti misalnya adalah ilmu bahasa, matematika, fisika, dan juga kesenian. Bidang ilmu fisika sendiri biasanya baru diperoleh siswa yang duduk di sekolah menengah pertama. Dalam pelajaran fisika, biasanya mereka juga akan mempelajari besaran pokok dan besaran turunan yang ada.

Besaran dan Satuan di Dunia Fisika

Sebelum membahas mengenai besaran pokok dan turunan, ada baiknya anda mengetahui mengenai istilah besaran dan satuan dalam dunia fisika. Di dalam dunia fisika terdapat istilah besaran yang merupakan segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dalam bentuk angka. Acuan pengukuran yang ada juga telah disepakati di dunia untuk mempermudah melakukan pegukuran.

Sementara istilah satuan adalah istilah yang diberikan dalam melakukan pengukuran pada besaran tersebut. Di dalam dunia fisika, setiap besaran yang ada juga memiliki satuan masing masing. Seperti misalnya satuan second (s) untuk menghitung waktu (t). Besaran yang ada juga masih dibedakan menjadi dua jenis, yaitu besaran pokok dan besaran turunan.

Besaran Pokok dari Segi Ilmu Fisika

Jenis besaran yang pertama adalah besaran pokok. Di dalam ilmu fisika, besaran pokok ini adalah sebuah besaran yang memiliki satuan tertentu yang telah ditetapkan oleh para ahli. Terdapat 7 buah jenis besaran pokok yang dapat anda ketahui. Besaran tersebut ialah panjang (l), temperatur (t), massa (m), waktu (t), intensitas (In), kuat arus (l), dan juga jumlah zat (n).

Masing masing besaran pokok juga memiliki satuan yang berbeda. Besaran panjang (l) memiliki satuan meter (m), besaran massa (m) memiliki satuan kilogram (kg), serta besaran waktu (t) memiliki besaran second (s). Sementara untuk besaran temperatur (t) memiliki satuan kelvin (k), besaran kuat arus (l) memiliki aturan ampere (A), besaran intensitas (In) memiliki satuan candela (cd), dan besaran jumlah zat (n) memiliki satuan mol.

Besaran Turunan di Bidang Ilmu Fisika

Besaran selanjutnya yang dikenal di bidang ilmu fisika adalah besaran turunan. Besaran turunan ini sendiri merupakan sebuah besaran dengan satuan yang diturunkan dari besaran pokok yang menyusunnya. Jumlah dari besaran turunan ini sangatlah banyak melebihi jumlah besaran pokok yang ada. Seperti misalnya adalah besaran luas (A) merupakan turunan dari besaran panjang (l) dikali panjang (l).

Besaran turunan yang lain adalah kecepatan (v) yang diturunkan dari besaran panjang (l) dan waktu (t). Kecepatan sendiri akan diperoleh dengan cara menghitung panjang atau jarak yang ada kemudian dibagi dengan waktu. Percepatan (a) juga merupakan besaran turunan yang diturunkan dari besaran panjang (l) dan waktu (t). Akan tetapi untuk menghitung percepatan yang terjadi anda harus membagi panjang yang ada dengan waktu pangkat dua.

Contoh lain dari besaran turunan adalah gaya (F) yang diturunkan dari tiga jenis besaran pokok, yaitu besaran massa (m), panjang (l), dan waktu (t). Tak hanya itu, besaran turunan yang lainnya adalah tekanan (P) yang merupakan turunan dari besaran pokok berupa massa (m), panjang (l), dan waktu (t). Namun perhitungan dari besaran turunan gaya (F) dan tekanan (P) memiliki rumus yang berbeda meskipun berasal dari jenis besaran pokok yang sama.

Terdapat banyak hal yang akan dipelajari dalam bidang ilmu fisika. Seperti misalnya adalah membahas mengenai besaran pokok dan turunan. Besaran pokok yang ada adalah panjang (l), waktu (t), massa (m), intensitas (In), kuat arus (l), temperatur (t), dan juga jumlah zat (n). Dari besaran pokok tersebut dapat diturunkan menjadi besaran turunan seperti tekanan (P) dan gaya (F).

One thought on “Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *