Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia

  • 25 Mar, 2020
  • 2 menit waktu baca
Gangguan Pada Organ Peredaran Darah Manusia

Banksoal.Biz – Organ peredaran darah manusia meliputi jantung, pembuluh darah dan darah. Ketiganya memiliki fungsi yang sangat penting pada tubuh. Adanya gangguan pada salah satu organ tersebut, bisa menyebabkan tubuh tidak bisa melakukan fungsinya dengan baik. Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan penyakit ini, mulai dari karena faktor keturunan hingga pola hidup yang tidak sehat. Berikut ini beberapa gangguan pada organ peredaran darah manusia.

Berbagai Penyakit pada Organ Peredaran Darah

  1. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)

Hipertensi merupakan salah satu gangguan yang paling umum terjadi pada manusia. Hipertensi disebabkan karena terlalu besarnya kemampuan jantung untuk memompa ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan adanya tekanan yang cukup tinggi. Hiprtensi yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan gangguan yang lebih serius seperti stroke, penyakit ginjal gingga kerusakan jantung.

  1. Serangan Jantung

Gangguan ini biasanya disebabkan karena otot jantung yang kekurangan suplai darah sehingga menyebabkan kerusakan. Kerusakan jantung ini biasanaya disebabkan karena adanya penyumbatan pembuluh darah. Biasanya hal ini disebabkan karena adanya penumpukan zat seperti kolesterol. Bisa juga disebabkan karena kurangnya olahraga secara rutin. Sehingga penting untuk menjaga pola makan dan pola hidup yang baik.

  1. Stroke

Stroke merupakan gangguan pada organ peredaran darah manusia dimana terjadi penggumpalan darah sehingga mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah arteri di otak. selain itu, stroke juga bisa disebabkan karena tekanan darah yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan pembuluh darah di bagian otak menjadi pecah. Hal ini bisa berakibat pada kondisi sel sel otak yang mengalami kerusakan akibat tidak mendapatkan suplai oksigen.

  1. Aterosklerosis

Penyakit ini merupakan gangguan pada pembuluh darah arteri yang mengalami pengerasan. Kondisi ini biasanya disebabkan karena penumpukan zat yang terlalu banyak di bagian dinding arteri seperti kolesterol, lemak, maupun, kalsium. Penumpukan zat tersebut akhirnya menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah dan selanjutnya bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

  1. Aneurisma Aorta Abdominalis

Gangguan pada organ peredaran darah manusia selanjutnya adalah aneurisma aorta abdominal yang merupakan penyakit dimana terbentuknya geleembung pada bagian dinding aorta yang melemah. Karena pembuluh dara yang terbesar ini membawa darah ke bagian perut, kaki maupun panggul maka terbentuknya gelembung yang tipis bisa menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi pecah sehingga terjadi pendarahan yang cukup hebat.

  1. Penyakit Arteri Perifer

Penyakit ini merupakan penyakit pada pembuluh darah arteri yang berada di anggota gerak seperti kaki. Arteri perifer disebabkan karena adanya penumpukan plak sehingga menyebabkan berkurangnya pasokan darah yang menuju ke kaki. Biasanya kondisi ini ditandai dengan tungkai yang sakit ketika digunakan untuk berjalan. Jika tidak segera diatasi, penyakit ini bisa menyebabkan jaringan yang mati sehingga harus diamputasi.

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan penyakit arteri perifer diantaranya adalah obesitas, diabetes, kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, hingga faktor keturunan. Gejala gangguan pada organ peredaran darah manusia ini diantaranya otot kaki yang mulai mengcil, adanya bulu kaki yang rontok, dan pada pria biasanya terjadi disfungsi ereksi. Selain itu, keluhan lain bisa berupa kaki yang terasa dingin dan membiru.

Itulah beberapa gangguan yang yang terjadi pada organ peredaran darah. Cara efektif untuk mencegah adanya gangguan tersebut adalah dengan menerapkan pola hidup yang lebih sehat seperti mengonsumsi makanan yang seimbang, menjaga berat badan, melakukan olahraga secara rutin, serta berhenti untuk merokok. Jika merasakan keluhan yang berhubungan dengan organ peredaran darah, maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter terdekat.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *