Pengertian Angin Muson Barat Dan Timur

  • 2 min read
  • Mar 26, 2020
Pengertian Angin Muson Barat Dan Timur

BankSoal.Biz – Angin merupakan pergerakan udara dari tekanan udara yang tinggi menuju tekanan udara yang rendah. Adanya angin disebabkan karena beberapa faktor seperti letak tempat, ketinggian suatu daerah dan waktu. Ada banyak jenis angin, salah satunya adalah angin muson barat dan timur. Kedua angin tersebut seringkali dikaitkan dengan musim yang ada di Indonesia. Agar lebih memahami tentang definis angin tersebut, yuk simak ulasan di bawah ini.

Memahami Fenomena angin Muson Barat dan Angin Muson Timur

  1. Pengertian Angin Muson

Muson diyakini sebagai istilah yanng berasal dari bahasa arab dan diartikan dengan musim. Kata ini seringkali digunakan untuk menyebut terjadinya perubahan musiman arah mata angin di sepanjang pesisir Samudera Hindia, terutama di Laut Arab yang biasanya berlangsung selama setengah tahun yaitu dari barat daya dan dari tumur laut. Terjadinya angin muson ini biasanya ditandai dengan curah hujan yang sangat tinggi.

  1. Proses Terjadinya Angin Muson

Proses terjadinya angin muson dikarenakan suhu udara di daratan yang lebih cepat naik atau turun dibandingkan dengan air atau lautan. Hal inilah yang membuat suhu di daratan lebih panas dibandingkan di laut ketika memasuki musim panas. Keadaan daratan yang cukup panas menyebabkan udara di daerah ini memiliki tekanan yang rendah. Kondisi ini menyebabkan angin dari lautan menuju ke arah daratan. Sehingga muncul istilah angin muson barat dan timur.

Sebaliknya, ketika pada musim dingin suhu udara di daratan lebih dingin dibandingkan di laut. Hal ini menyebabkan kondisi daratan memiliki tekanan udara yang lebih tinggi. Maka terjadilah pergerakan angin dari daratan menuju ke lautan. Angin muson hampir sama dengan angin laut, namun yang membedakan dari keduanya adakah ukurannya. Dimana pada angin muson memiliki ukuran yang lebih besar dan cenderung lebih konstan.

  1. Terjadinya Muson Barat

Muson barat diartikan sebagai angin yang terjadi pada bulan Oktober hingga April dan biasanya terjadi ketika matahari berada di belahan bumi selatan dan menyebabkan daratan Australia panas, membuat tekanan tinggi. Sedangkan angin akan bergerak dari tekanan yang tinggi menuju ke tekanna yang lebih rendah. Kondisi ini menyebabkan angin bergerak dari benua Asia menuju ke benua australia. Pada periode ini biasanya Indonesia akan mengalami musim hujan.

  1. Terjadinya Muson Timur

Angin muson barat dan timur menyebabkan adanya perubahan musim di Indonesia. Muson timur bertiup pada selang waktu bulan April hingga Oktober. Biasanya hal ini terjadi ketika matahari berada di belahan bumi bagian utara sehingga benua australia tidak mendapatkan sinar matahari, dan suhu udara di sana menjadi dingin. Hal ini menyebabkan angin bergerak dari benua Australia menuju benua Asia dan periode ini membuat indonesia mengalami musim kemarau.

  1. Musim Pancaroba

Musim pancaroba biasanya digunakan untuk menyebut musim peralihan antara musim hujan ke musim kemarau. Musim ini biasanya ditandai dengan hujan yang cukup deras dan angin yang sangat kencang. Biasanya hewan maupun tumbuhan juga menunjukkan perubahan perilaku seperti pada hewan rayap yang mendekati musim hujan berubah menjadi ralon. Musim pancaroba terjadi diantara angin muson barat dan timur.

Sebenarnya istilah angin muson barat lebih mengarah ke musim hujan di Indonesia dikarenakan pada periode ini, angin yang bertiup dari Benua asia ke Benua Australia membawa partikel uap air. Sedangkan ketika memasuki periode muson timur, angin bergerak dari benua Australia yang cukup kering menuju benua Asia. Sedangkan musim diantara kedua peroide tersebut adalah musim pancaroba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *