Penyakit Pada Sistem Reproduksi Manusia

  • 24 Mar, 2020
  • 2 menit waktu baca
Penyakit Pada Sistem Reproduksi Manusia

Banksoal.Biz – Adanya sistem reproduksi pada manusia memiliki fungsi untuk melanjutkan keturunan. Reproduksi pada manusia dilakukan secara seksual dengan organ seksual yang terpisah, sehingga terdapat perbedaan antara organ reproduksi pada pria dan wanita. Adanya penyakit pada sistem reproduksi manusia bisa menyebabkan gangguan pada kesuburan. Berikut ini beberapa penyakit pada sistem reproduksi wanita dan pria.

Gangguan Organ Reproduksi pada Wanita

Organ reproduksi pada wanita dan pria berbeda baik dilihat dari segi struktur maupun fungsinya hal inilah yang menyebabkan penyakit pada keduanya juga berbeda. Ada beberapa penyakit yang menganggu organ reproduksi wanita dinatarnya endometriosis, radang panggul, PCOS, Miom dan kanker. Penyakit endometriosis merupakan sebuah kelainan dimana jaringan yang biasanya membentuk di lapisan dinding rahim tumbuh di tempat lain.

Penyakit ini seringkali menyebabkan nyeri yang hebat, pendarahan saat menstruasi, nyeri saat berhubungan seksual bahkan bisa menyebabkan sulit hamil. Sedangkan penyakit radang panggul disebabkan karena bakteri infeksi yang masuk melalui vagina dan merambat ke dalam panggul sehingga menyebabkan radang. Radang panggul ini ada beberapa macam diantaranya klamidia dan gonora yang bisa menyebabkan nyeri pada panggul yang berkepanjangan.

Penyakit pada sistem reproduksi manusia selanjutnya adalah PCOS yang merupakan sindrom ovarium polikistik dimana hal ini berkaitan dengan kadar hormon wanita yang menghasilkan hormon seks androgen dalam jumlah yang cukup banyak. Penderita penyakit ini biasanya mengalami haid yang tidak teratur atau bahkan tidak mengalami menstruasi. Ada juga penyakit reproduksi yang merupakan tumor jinak di dalam rahim yaitu miom.

Penyakit miom biasanya sering menyerang wanita dalam masa prudktif. Tanda tanda penyakit ini yaitu pendarahan pada vagina padahal tidak memasuki masa haid, kram atau nyeri pada bagian perut. Untuk penyakit yang cukup berbahaya adalah kanker pada organ reproduksi manusia. Biasanya penyakit ini lebih dikenal dengan kanker ginekologi. Ada beberapa jenis kanker ini diantaranya kanker ovarium, kanker rahim, kanker mulut rahim serta kanker vagina.

Gangguan Organ Reproduksi pada Pria

Pria memiliki sistem reproduksi baik di dalam tubuh maupun di luar tubuh. Beberapa penyakit pada sistem reproduksi manusia pada pria diantaranya epididimistis, orchitis, gangguan prostat, hipogonadisme serta masalah pada penis. Epididimistis sendiri merupakan penyakit radang pada epididimis dimana penyakit ini dapat menyebabkan buah zakar menjadi bengkak dan nyeri, sakit saat buang air kecil maupun melakukan hubungan badan.

Orchitis merupakan adalah salah satu jenis penyakit yang umum terjadi pada pria. Penyakit ini merupakan peradangan ada testis sehingga membuat buah zakar menjadi membengkak. Bahkan penyakit in juga bisa menyebabkan kemandulan jika tidak segera ditangani. Orchitis disebabkan karena bakteri atau virus yang menginfeksi testis. Awalnya yang diserang adalah salah satu testis, kemudian lama kelamaan keduanya ikut terinfeksi.

Selanjutnya ada gangguan prostat berupa peradangan, pembesaran maupun kanker. Prostat merupakan kelenjar pembungkus saluran kemih. Pria juga bisa mengalami hipogonadime yang merupakan gangguan dimana tubuh tidak bisa memproduksi hormon testosteron dalam jumlah yang cukup. Penyakit pada sistem reproduksi manusia ini dapat mengakibatkan gangguan reproduksi sperma dan penurunan libido bahkan menyebabkan infertilitas.

Selain beberapa gangguan di atas, ada beberapa penyakit yang tidak hanya menyerang organ reroduksi wanita saja, melainkan keduanya. Seperti HIV/AIDS, gonorea dan sifilis. Penting untuk melakukan pencegahan terhadap berbagai penyakit reporduksi dengan menjaga kebersihan organ reproduksi dan tidak gonta ganti pasangan. Ketika sedang mengalami gangguan, akan lebih baik lagi jika anda segera berkonsultasi dengan dokter.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *